Siapa Abdur Rasyid Shidiq? Cerita Pemuda Sampit
Mengenal sosok di balik Putra Sampit. Cerita perjalanan seorang pemuda dari Kota Sampit, Kalimantan Tengah.
Bismillahirrahmanirrahim.. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mungkin sebagian dari kalian bertanya-tanya. Siapa sebenarnya orang di balik tulisan-tulisan di blog ini? Biarlah saya perkenalkan diri. Nama saya Abdur Rasyid Shidiq. Saya sering dipanggil Rasyid. Saya lahir dan besar di Kota Sampit, Kalimantan Tengah. Sampit bukanlah kota besar seperti Jakarta atau Surabaya. Tapi kota ini punya tempat spesial di hati saya. Di sinilah saya belajar tentang hidup, tentang Islam, tentang perjuangan. Saya memulai nulis di Blogspot tahun 2012 dengan nama Putra Sampit. Masih ingat betapa semangatnya waktu itu , nulis tausiyah, renungan, dan opini di warnet pinggir jalan sambil nebeng sinyal.. haha. Dulu tiap posting butuh perjuangan. Kadang nulis di kertas dulu, baru ketika ada kesempatan online, diketik dan dipublish. Kenapa saya nulis? Sederhana saja. Kita hidup di #BumiMilikAllah ini bukan untuk bersenang-senang doang. Allah ciptakan kita dengan tujuan: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56) Tapi ibadah itu bukan cuma shalat dan puasa. Ibadah itu menjalankan hidup berdasarkan Syariah (aturan) Allah secara Kaffah (totalitas). Cara kita berpakaian, cara kita makan, cara kita bermasyarakat, bahkan cara kita bernegara . Semuanya harus berdasarkan aturan Allah. Dan tulisan adalah salah satu caraku untuk berdakwah. Berbagi apa yang aku pahami. Kadang benar, kadang salah. Tapi tetap kucoba. Pertanyaan selanjutnya: Kenapa harus nulis? Karena zaman berubah. Dulu dakwah cukup dari mimbar ke mimbar. Tapi hari ini, anak muda lebih banyak buka HP daripada datang ke majelis. Tulisan adalah salah satu cara menjangkau mereka. Lewat blog ini, saya ingin mengajak siapapun yang mampir , khususnya pemuda-pemuda Sampit dan Kalteng , untuk kembali pada Islam secara kaffah. Rancak-rancak Maja lah wal! ^_^ Saya juga aktif di beberapa kegiatan dakwah di kota Sampit. Bersama syabab-syabab lainnya, kita coba terus menyuarakan kebenaran walau kadang suara kita kecil. Tapi tak apa. Yang penting Ridho Allah. Tahun 2017, saya vakum nulis. 7 tahun lamanya. Banyak hal terjadi dalam hidup. Tapi dakwah tidak kenal kata pensiun. Selama masih ada nafas, selama masih ada kesempatan, saya ingin terus menulis. Maka tahun 2026, saya hadir kembali dengan wajah baru. Bukan lagi blogspot gratisan, tapi website sendiri. Alhamdulillah. Kalau kalian mau mengenal lebih dekat, bisa hubungi saya di: - WA/Telegram: 085249170211 - Instagram: @PutraSampit - Email: PutraSampit@gmail.com Atau sekadar ninggalin jejak di kolom komentar. Saya senang kok kalau ada yang baca dan berdiskusi. Terakhir, apa pesan saya buat pemuda Sampit, Kalteng, dan Indonesia? Jadilah pemuda yang bermanfaat. Jangan habiskan waktu dengan hal-hal yang sia-sia. Dunia ini sementara. Akhirat selamanya. Pilih jalan yang lurus, walau kadang terasa berat. Karena #HanyaAllahYangTahu apa yang terbaik untuk kita. Saudaramu, Abdur Rasyid Shidiq [Syabab (pemuda) Muslim dari Kota Sampit — Kalimantan Tengah] Baca juga: Pemuda Muslim Kalteng: Tantangan dan Harapan ~Semoga Ridho Allah kita dapatkan. Aamiin.. ^_^ ~